Ramadhan, 1001 Peluang Bisnis ada disini…..

Oleh: Any Setianingrum MESy

Tamu agung, Bulan Ramadhan, tak lama lagi akan datang, dengan membawa keberkahan kepada hampir semua level bisnis, dari mall-mall elit yang bertengger di jantung-jantung kota besar, hingga pasar-pasar tradisional dan para pedagang atau tukang kredit keliling di seluruh pelosok tanah air. Dari pengusaha mapan hingga musiman banyak bermandi rejeki. Tidak sedikit yang menjadikan keuntungan usaha di bulan Ramadhan sebagai tulang punggung untuk pendapatan 1 tahun tersebut. Lonjakan omzet tidak hanya dialami oleh sektor usaha yang menyediakan kebutuhan utama, seperti bisnis makanan buka puasa dan sahur, busana muslim dan perlengkapan ibadah, namun juga terjadi pada segala sektor usaha yang terkait dengan  adanya perubahan gaya hidup di bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri. Jadi pantaslah disebut pada bulan Ramadhan di Indonesia terdapat 1001 bisnis. Lanjut membaca

PNS jadi Outsorcing…?

BANJARMASIN, KOMPAS.com — Wakil Ketua Komisi I Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Kalimantan Selatan H Mansyah Sabri merespons positif wacana penempatan sebagian pegawai negeri sipil sebagai outsourcing (alih daya/tenaga lepas).

Wacana tersebut dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia, antara lain, guna menghemat pengeluaran keuangan negara atau daerah, demikian dikatakannya pada Rabu (29/6/2011).

“Saya setuju dengan wacana dari Kemenkeu tersebut, kalau konteksnya untuk penghematan keuangan negara atau daerah,” ujar mantan PNS yang sejak belasan tahun silam bergabung dalam Partai Golkar itu. Lanjut membaca

Apple University dan Corporate Learning

Steve Jobs, pendiri dan sekaligus CEO Apple, mungkin adalah figur bisnis yang paling bertanggungjawab atas hadirnya karnaval inovasi tanpa henti dari pabrikan Apple. Produk-produk indah nan legendaris macam iPad dan Mac terus muncul, dan kemudian melambungkan Apple sebagai perusahaan paling berharga di dunia (market value Apple jauh meninggalkan IBM dan Microsoft; dan hanya kalah dari raksasa minyak Exxon).

Namun Steve Jobs juga manusia. Ia kelak akan mati. Dan ia sadar itu, apalagi kini ia telah terserang penyakit kanker. Lalu, bagaimana nasib Apple sepeninggal sang maestro-nya? Apakah perusahaan itu akan tetap terus berdansa ketika sang dirigen telah tertidur lelap selamanya?

Pertanyaan itu acap hadir ketika sebuah perusahaan punya CEO atau leader yang melegenda. Kalau CEO-nya yang hebat telah pensiun atau too old, lalu apakah kinerja bisnis akan tetap cemerlang? Lanjut membaca

Beasiswa untuk Perempuan Indonesia

Dosen Magang Unpad 2011

JAKARTA, KOMPAS.com — Dua perempuan Indonesia meraih beasiswa Schlumberger Foundation untuk tahun 2011. Penerima beasiswa menerima sebesar 50,000 dollar AS (sekitar Rp 431 juta) per tahun bagi para perempuan dari negara berkembang yang menempuh program S-3 dan 40,000 dollar AS (sekitar Rp 345 juta) per tahun bagi yang mengikuti program post doctoral pada universitas ternama di negara maju.

Setelah mengikuti serangkaian seleksi yang ketat, dua perempuan Indonesia terpilih untuk mendapatkan beasiswa tersebut, yakni Aretha Aprilia, yang tengah menempuh program S-3 di Department of Energy Science, Kyoto University, Jepang, dan Fenny Dwivany yang tengah menempuh program Post-doctorate bidang pertanian di Queensland University of Technology Australia. Lanjut membaca

Mengajarlah dengan HATI

Mengajar itu panggilan jiwa, pengabdian tanpa pamrih. Pekerjaan yang sangat mulia, dimana salah satu cara untuk mencerdaskan generasi muda. Sehingga bangsa ini  bebas dari kebodohan dan kemiskinan.

Mengajar yang efektif, tidak hanya sekedar transfer ilmu saja. Tetapi perlu memberikan pemahaman dan pendalaman. Tidak hanya teori yang didapat tetapi mendapatkan hal yang lain juga yaitu ILMU DAN HATI.

Mengajar dengan ilmu.

“ilmu yang sesungguhnya adalah ilmu yang dibagikan dan bermanfaat untuk orang lain”. Ketika Dosen memiliki suatu pengetahuan yang baru, dengan senang dan ikhlas bagikan di dalam kelas. Sehingga mahasiwa memperoleh informasi yang update tentang perkembangan yang terjadi di luar kelas.

Untuk memenuhi tujuan ini,  pengajar selalu upgrade ilmu dengan cara mengikuti seminar-seminar. Baik itu yang diadakan oleh lembaga pendidikan lain maupun lembaga pemerintah. Dengan topik yang berkaitan dengan background ilmu. Lanjut membaca